Friday, October 06, 2017

Aku Suka Lagu-Lagu ini, Kalau Kamu?

Halo, ada yang kangen sama aku nggak? Udah lama ya kita nggak berjumpa. Kamu apa kabar? Aku disini baik-baik aja, semoga kamu juga, ya. Udah berapa tahun lamanya aku nggak nulis disini ya. Hmm, aku bukan vakum buat nulis, cuma emang aku nggak nulis di blog aja heheh. Yang sering searching aku di google, pasti taulah, aku berkelana kemana kalau aku tidak menulis disini, haha. 

Well, kali ini aku mau cerita tentang beberapa lagu yang buat aku jatuh cinta. Hm, seperti yang kalian tau, aku adalah orang yang cukup mudah jatuh cinta terhadap lagu-lagu dengan musik yang banyak nonjolin musik dari instrumennya itu sendiri, seperti gitar, piano dan biola. Ya bisalah dikatakan, kalau aku bisa langsung dapat jatuh cinta terhadap sebuah lagu hanya dengan mendengar musiknya pertama kali, karena kalau musiknya udah buat jatuh cinta, pasti liriknya mengikuti. Begitulah aku menafsirkannya.

Lagu-lagu baru itu datang ketika aku merantau ke kota orang lain selama 3 bulan. Selama di sana, aku menemukan sebuah cara gimana caranya mengusir rasa galau dan rindu di perantauan yang singkat. Saat itu, kebetulan instansi tempat bernaung menyediakan wifi, maka di sanalah aku sepuasnya mencari lagu-lagu pengusir rasa jengah dan rindu yang menyiksa. Soundcloud adalah medianya. 

Lagu pertama yang aku ingat, yang jadi lagu penumpas rasa rindu adalah lagunya Bung Fiersa Besari yang berjudul Surat Untuk Ibu. Bung Fiersa sendiri aku ketahui dari lingkup pertemanan komunitasku yang banyak membicarakannya di dunia maya, dan karena rasa penasaranku yang ingin tau bagaimana menterengnya si Bung ini, hingga aku pun mengikuti akun media sosialnya dan mulai mendengar lagu-lagunya. Ada banyak lagu-lagunya yang ku sukai dan begitu ku nikmati. Pada saat momen merantau kemarin, maka lagu Surat Untuk Ibu dari dialah yang mewakili sebuah rasa, rasa seorang anak yang baru pertama kalinya jauh dari Ibu, bagaimana rindunya seorang anak akan rumah yang memberikan banyak kenyamanan dan ketenangan.



Ibu aku rindu...Pada belaianmu....Pada nasehatmu...
Lagu ini hampir tiap hari ku dengarkan, baik di instansi tersebut dan di kontrakan. 

Lagu kedua yang aku dengarin selama di sana itu, ada lagunya Bung Ipang yang Bintang Hidupku. Nah ini, aku yang upload sendiri ke soundcloud buat didengerin sendiri juga. Tapi ini adalah tindakan ilegal, karena aku mendownloadnya secara ilegal, maafkan ku, tapi ini buat aku dengarin sendiri kok. Maklum, mahasiswa (ini alasan yang dibuat-buat).
Nah kalau lagu ini tuh kenapa suka aku dengerin, hmm karena lagu ini mengingatkan aku sama seseorang yang jadi inspirasi di hidupku untuk beberapa dekade (buset, lama amat). Pokoknya gitulah, jadi lagu ini buat penyemangat jika aku tiba-tiba jadi malas buat ngapa-ngapain dan nggak punya gairah buat bernafas, lagu ini lah yang jadi penambah energi  buat tulang-tulang ini bergerak (bullshit).


Kau jadi inspirasiku....Semangat hidup....

Lagu ketiga itu datang dari Bung Fiersa kembali. Ya, lagu si Bung yang berjudul Rumah, jadi lagu yang paling bisa buat aku ngerasa bahwa pulang cepat ke rumah adalah tujuan paling cepat yang harus segera harus aku kerjakan. Intinya sih, kalau aku udah nggak mood di kontrakan, aku dengerin lagu ini, biar semangat ngerjain apapun agar sesegera mungkin buat balik ke rumah. 

Hmm, jadi keinget momen-momen saat rindu rumah pas di nun jauh di sana... 
 Kita hanya berjarak, namun bukan berpisah. Bentangan kilometer untukmu kan ku tempuh. Engkau adalah rumah tempat yang paling indah, di pelukanmu sayang, aku akan pulang.... 

Nah, masuk ke lagu selanjutnya, ini adalah lagu yang paliiiiiiiiiiiiiiiing favorit selama aku disana. Jadi, mereka ini adalah duo yang tidak mau dikatakan duo tetep keukeuh mau dibilang band, yap siapa lagi kalau bukan Banda Neira. Banda Neira adalah band yang pertama kali aku temui di akun twitter. Saat itu, aku kepo terhadap nama mereka, seperti tidak asing. Akhirnya ku bukalah twitter mereka, dan cerita soal ini juga pernah aku tulis ditulisan aku sebelumnya di https://wijayaraa.blogspot.co.id/2017/05/banda-neira.html 
Lagu dari mereka yang berjudul Sampai Jadi Debu ini adalah lagu paling ter ter ter dan terrrrr yang pernah aku dengarin. Lagu ter-romantis dan musiknya yang aseliii paraaaaah, iringan piano dari Gardika Gigih yang buat jiwa serasa melayang-layang. Lagu ini sampai sekarang pun, saat aku menulis cerita ini, tetap jadi lagu favorit dan terus aku dengarin dimanapun dan kapanpun. Sebenarnya yang buat aku pertama kali jatuh cinta sama lagu ini adalah saat aku mulai dengerin suara dari alunan pianonya yang seakan-akan ngebuat kita melayang-layang di udara. Lagu ini juga jadi saksi untuk semua kehidupan di kontrakan dan kisah-kisah didalamnya. Lagu buat segala keadaan, mau galau, sedih dan senang, semuanya disana.


Selamanyaaa.....Sampai kita tua....Sampai jadi debu....
Nah, masa-masa menjelang kepulangan ke kampung halaman, sekitaran akhir April sampai awal Mei, aku mulai ngedengerin lagu dari si Bung Fiersa kembali dan kembali lagi. Lagu si Bung yang berjudul Hingga Napas Ini Habis adalah lagu yang buat keadaan jadi tenang, seakan-akan kita sedang berada di antara taman yang indah dan ketenangan yang ada didalamnya.

Ku kan menjagamu hingga napas ini habis..
Nah lagu Fiersa itu jadi lagu kenangan terakhi sebelum aku meninggalkan Tangerang dan segala isinya. Jadi, kalau tiap kali aku dengerin lagu-lagu diatas lagi, maka momen yang tergambar di otak adalah keadaan di sana. How i miss the city!

Nah, pasca Mei hingga saat ini, ada buanyak lagu baru yang ku dengarkan. Salah satunya ada lagu dari Sisir Tanah yang Lagu Baik. Ada yang tau lagu ini nggak? Aku juga baru tau karena searching di google tentang lagu Indie yang ciamik buat didengerin. So, aku suka lagu ini karena cuma ada gitar sebagai instrumennya dan liriknya yang penuh makna sekaligus musiknya mendayu-dayu. Musik yang mendayu-dayu itu baik banget lho buat netralin isi otak dan hati. 


Next ada lagu dari Nosstress Ft Sandrayati Fay yang judulnya Kita. Ini juga aku temuin dari hasil searching google. Nah buat kalian yang suka lagu-lagu dari band Indie, coba aja searching di google. Ada buanyak lagu dari band-band Indie yang bagus-bagus dan sarat makna. Lalu buka dan cari deh mereka di soundcloud, pasti bakal ketemu. 

Selanjutnya ada Payung Teduh yang judulnya Akad. Waah siapa yang nggak tau lagu ini ? Gak gahul lu! Ini adalah lagu terlaris 2 bulan ini kayaknya ya. Di mana-mana orang dengerin lagu ini, di putar dimana-mana juga, dicover siapa pun juga. Pokoknya the best lah. Jujur aja, aku bangga dan salut bahwa kini semua orang tau Payung Teduh walau dengan Akadnya. Setidaknya ini jadi bukti buat orang-orang yang menyepelekan  Payung Teduh yang katanya  itu nama band?, nggak asik, terlalu puitis dan nggak bisa dimengerti, dan lainnya. See! Semua orang kini suka sama mereka. Semua orang kini tau Payung Teduh. Sebagai penikmat lagu-lagunya aku bangga bisa mengenal mereka dan menyukai lagu-lagunya. Cayooo Payung Teduh!

Google.com
Ada banyaaaaaaaaaak lagi lagu-lagu yang nyaman buat didengerin di telinga dan sebagai penutup cerita kali ini, aku bakal kasih tau kalian, lagu yang baru dua hari ini aku gilai. Yaaaa, mereka adalah Fourtwnty. Lagu ini bermula ketika aku sedang mendengarkan radio dan kebetulan lagu mereka sedang di putar saat itu. Yang aku ingat, adalah reef nya ada kata sembilu nya gitu. So, keesokan harinya, aku penasaran, ini sebenarnya lagu siapa. Searching di google, cari dengan kata kunci ini dan itu, karena aku cuma bermodalkan kata sembilu, hingga pada akhirnya ketemulaaaah mereka, si Fourtwnty. Ya, nama duo ini Fourtwnty. Aku belum tau begitu banyak mengenai mereka yang aku tau mereka jadi band atau duo lah sebutan mereka yang menjadi OST untuk film Filosofi Kopi 2 Ben & Jody. Lagu mereka yang berjudul Zona Nyaman lah yang menjadi bagian dari film ini. Lagu yang santai, teduh dan liriknya benar-benar sarat makna. Lagu yang tepat buat mereka yang sedang terjebak dalam kehidupan zona nyaman untuk segera keluar dari zona tersebut. Bahwa sembilu yang dulu-dulu itu, biarlah jadi abu dan hempaskaan, bahwa ini saatnya kita maju dan berkarya bersama hati. Azek. Ini adalah lagu penyemangat juga nihh, cocok buat didengarin dan rekomendasi sekaliiii..

Oh iya, aku juga suka sama bung Tulus, Mocca, Dewi Lestari, Float, dan lain sebagainya. Saking banyaknya, sampe lupa apa aja. Kenapa dalam negeri semua? Yah, karena dari dulu sukanya dengarin radio yang mutar lagu Indonesia terus, karena belum kenal sama prambors dan sejenisnya, maklum dulu aku hidup di pedalaman materi, haha. Tapi walau gitu aku tetap bersyukur, bisa dan tau banyak lagu-lagu dalam negeri Indonesia tercinta ini. Hehe..


Nah, jadi gimana? Udah capek baca? Kalau capek, coba aja dengerin lagu-lagu di atas, di jamin damaaai. Gak percaya? Coba aja. 


See yaa di postingan selanjutnya (entah kapan lagi)

Share:

0 komentar:

Post a Comment